ContohPuisi Lama dan Puisi Baru - Puisi merupakan bentuk mengekspresikan pemikiran yang melibatkan perasaan, serta merangsang imajinasi panca indera dalam susunan yang berirama. Dalam sastra Indonesia, puisi dibagi menjadi 2 yaitu puisi lama dan puisi baru. Puisi lama merupakan puisi yang sudah ada sejak zaman dahulu kala, serta dipakai orang - orang terdahulu bahkan sejak zaman - zaman

~ Ibu merupakan sosok yang sangat penting dalam kehidupan kita, karena siapapun yang ada di muka bumi ini pastilah memiliki seorang ibu yang telah melahirkan kita serta ibu memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan seorang anak. Disini, saya akan memberikan sebuah puisi merindukan ibu yang sudah meninggal yang pasti akan kita rasakan semuanya jika sosok ibu telah jauh meninggalkan kita sama halnya seperti lagu hanya rindu yang mengisahkan kerinduan seorang anak kepada ibunya yang sudah meninggal dunia. Baiklah, tanpa basa-basi lagi berikut saya berikan sebuah puisi tentang rindu ibu yang sudah tiada. Baca juga puisi pendek jatuh cinta pada pandangan pertama Ibu… apa kabar engkau disana sendiri di dalam alam kubur tanpa teman yang mau menemanimu disana Ibu… sudah lama engkau meninggalkan kami sudah lama engkau pergi tanpa pamitan meninggalkan kami anak-anak mu yang masih membutuhkan kasih sayang membutuhkan senyumanmu yang membuat kami bahagia Sungguh… Kami tidak mampu menjadi anak yang engkau dambakan seringkali kami membantah saat engkau suruh ini itu seringkali kami menganggap perintahmu sebagai omelan Sungguh… Tanpa kehadiranmu, kami sperti kapal tanpa kemudi tanpa kehadiranmu, kami kekurangan kasih sayang tanpa kehadiranmu, kami hanya sosok yang sangat rapuh meski kelihatan kami tegar menjalani hidup ini Ya Allah… Hanya Engkau yang berhak atas hidup kami Hanya Engkau yang mampu membuat hidup kami bahagia dunia akhirat Ya Allah… dengan Keagungan-Mu dan Maha Pengampunnya Engkau Ampuni segala dosa dan kesalahan ibu kami Selamatkan ibu kami dari siksa kubur Perluaslah alam kubur ibu kami Sungguh, kami tidak pernah bisa menolong ibu kami yang sudah dialam kubur Hanya doa yang bisa kami panjatkan untuk ibu kami Hanya silaturahmi kepada kerabat ibu kami yang bisa kami lakukan Air Mata dan kesedihan ini tidak akan pernah cukup untuk membantu ibu kami Kebaikan yang kami lakukan tidak akan mampu membalas semua kebaikan ibu kami Ya Allah…. Di hadapan-Mu kami bersimpuh memohon ampun dan pertolongan Kami hamba-Mu yang tak berdaya tanpa pertolongan-Mu Ya Allah… Kumpulkan kami beserta ibu kami ke dalam golongan hamba-Mu yang beriman hamba-Mu yang dimasukkan ke dalam Surga-Mu Jadikanlah kami semua sebagai hamba-Mu yang beruntung Jadikanlah kami sebagai anak-anak dari ibu kami Selalu mendoakan ibu serta bapak kami Ditulis oleh Merupakan seorang blogger asal Pontianak yang terjun di dunia blogging sejak tahun 2007 hingga sekarang.

Berikutadalah bacaan doa untuk Ibu, doa memohon ampun untuk orang tua dan doa orang tua yang sudah meninggal. Baca juga: 9 Contoh Puisi untuk Rayakan Hari Ibu 22 Desember 2021.
Ilustrasi puisi tentang ayah yang sudah meninggal. Foto Getty Images/ibnjaafar Jakarta - Membaca puisi tentang ayah yang sudah meninggal bisa menjadi salah satu momen mengenang kembali sosoknya yang penuh cinta. Di bawah ini ada kumpulan puisi tentang ayah yang sudah merupakan pria hebat yang menjadi panutan, karena sikapnya yang tegas, hangat, pekerja keras dan penuh kasih sayang. Setiap anak tentu merasa sangat kehilangan dan sedih ketika sang ayah berpulang ke sisi sedikit dari mereka pasti ingin mengingat kembali semua kenangan indah yang dimiliki tentang ayah. Puisi tentang ayah yang sudah meninggal ini mungkin bisa mewakili kerinduanmu dan mengungkapkan betapa pentingnya dirinya. Berikut Ini Kumpulan Puisi tentang Ayah yang Sudah Meninggal1. Yang Tidak PergiKarya AnonimRaga dan jiwa mungkin pergiTapi cinta kita tidak pergiSayang kita tidak pernah pergiAda selalu di dalam hatiCinta kami untuk ayahCinta yang akan selalu bersemiSayang kami untuk ayahSayang yang tiada berhentiAyah tidak pernah pergiKarena cinta dan sayang iniAyah selalu ada bagi kamiDi dalam Puisi tentang Ayah yang Sudah MeninggalKarya Widya SEOAyah . .Tak terasa begitu cepat waktu berlaluKerinduanku akan masa kecil bersamamuKini hanya bisa ku kenang, tak kan lagi terulangMeskipun kini kau jauh disanaAku yakin kau akan bahagiaHanya do'a yang dapat kuberikan padamu kiniSemoga apa yang telah kau berikan padaku, dapat menjadi contohSemoga aku menjadi pribadi yang sepertimu, tegas, berwawasan, dan berjiwa kasihAku rindu padamu yah.!!Masih terasa goresan luka kepergianmuMasih membayang kenangan indah masalalumuKini semua benar - benar telah berlaluSedih ini bercampur piluTangis ini bercampur rinduSesungguhnya aku ...Masih butuh kasih sayangmuMasih ingin dipelukanmuNamun... apalah dayakuKini ku hanya bisa memandang nisanmuMengenang jasa dan kebaikanmuMenuruti semua nasihatmuAyahDo'a ku ini mengiringi perjalananmuSemoga Tuhan mengampuni dosa - dosamuSemoga Tuhan menerima amal ibadahmuDan semoga tempat yang layak ditujukan untukmuAku... slalu Selalu di HatiKarya AnonimKini kita tidak lagi berada di dunia yang samaKita terpisah ruang dan waktuKita tidak lagi bisa bertatap mukaDan aku hanya bisa menatapmu dari foto sajaTak kan pernah ada yang berubahSejauh apapun engkau pergi, ayahAyah adalah pengukir jiwa kamiAyah akan selalu ada di hati kamiEngkau adalah pahlawan untuk hidup kamiEngkau adalah cahaya untuk hidup kamiEngkau adalah pelita untuk hidup kamiEngkau akan selalu ada di hati kamiKami tidak akan terlalu larut larut bersedihDoa kami selalu untuk ayahDoa kami untuk kebahagiaan ayah di surgaDoa kami agar ayah tenang di Lelaki terhebatLelaki yang telah terbaring itu ayahkuDia adalah lelaki terhebat yang pernah kukenalDia adalah lelaki terbaik yang mengayomikuTak pernah mengeluh meski sakit kadang dirasaLelaki terhebat itu adalah ayahkuDia adalah sosok lelaki sederhanaDia adalah sosok yang cerdasDia adalah tumpuan dimana kaki kamiLelaki yang telah terbaring disanaIa adalah ayahku yang terhebatIa tidak akan membiarkanku terlukaIa akan selalu mendampingikuLelaki yang telah terbaring di sanaLelaki yang telah berisitirahat kekuatan darimu membuatku selalu bertahanSemoga cintamu mengilhami hidupkuNasehatmu takkan kulupaSegala petuah hidup yang kusimpanLelaki terhebat itu adalah ayahkuYang terbaik di dunia KerinduanKarya Niki Ayu AngginiAyah dimana engkau beradaDi sini aku merindukanmu menginginkan untuk berjumpaMerindukan akan belaianmuKasih sayangmu selalu ku rinduEngkau selalu hadir di mimpiMimpi yang begitu nyata bagikuMenginginkan engkau untuk kembaliAku selalu mengharapkan engkau hadirMenemani aku setiap hariMenemani masa pertumbuhanku iniAku tumbuh menjadi besarTanpa engkau di sisikuTanpa engkau yang menemani Puisi tentang Ayah yang Sudah MeninggalKarya Lee RisarAyah apa kabar?Tahukah ayah bahwa aku sekarang merindukanmu?Bahkan sangat kepergianmu ibu sering menangisTetapi kadang-kadang ia menyembunyikan air pun berusaha kuatAgar aku pun kuat tahu ibu melakukannya untuk aku, Dan saat-saat seperti itulah kami saling berpelukanSeolah saling menyembuhkan lukaDan mengobati rasa sakit yang perihnya menusuk-nusuk hati Seperti onak duri yang masih tertancap dalam dagingIbu kadang bertanya sudah makan?Tetapi sambil membendung air matanyaYang sesekali merembes dan bisa merasakanBetapa ibu sangat kehilanganmu ayah,Sama sepertikuAyah...Mengapa begitu cepat meninggalkan kami?7. Getar malam rindukuKarya Eko Putra NgudidaharjoIngin kugali gundukan ituDan mencabut papan nama setiap dukakuBiarlah nafasku memeluk tentangmuPuisi-puisi gelap menimangkuSajak berair mata merangkulkuDan merambatkan tiap ratap di sekitar gelapSeolah kau utus jangkrik untuk memejamkan lelahkuNyanyi cerita tentang dahaga merinduSeolah kau titipkan restumuLewat dingin malam menyuapMantra-mantra penghapus basah tatapkuTiap dendang lantun macapat mengiring senduSeperti suara hati yang tersampaikan padakuBahkan suara gitar berbeda saat angankuMenuju kenangmuGetar yang memancar melahirkan syairBak pujangga berlaguIni untukmu,Itu buatmu,Dan do'a sebagai baktikuMiss you Titip Rindu buat AyahKarya Srifatmawaty TimumuKu tak dapat menghantarkan mendung turut berdukaSemua riuh rendah mengingat amal kebaikanmuAyah,Di bawah nisan dan kamboja iniAku tertundukKujatuhkan air mata untukmuAyah,Kau yang mengajarkan aku tentang arti kehidupanKau yang mengajarkan aku menghargai sesamaKini ayah pergi, Pergi untuk selamanyaTuhan,Jika boleh aku bertemu ayahKu ingin memeluknya dengan penuh rasa kasih sayangTuhan,Kutahu semua itu takkan pernah terjadiTapi, aku hanya dapat berkata kepada-Mu9. KehilanganKarya Desi MaylaniAyah,Kehilanganmu seperti aku kehilangan duniaSeperti aku kehilangan seluruh dayaSeperti aku kehilangan separuh jiwaAyah,Dari keringatmu aku hidupDari tanganmu aku makan dan minumDari nasehatmu aku menjadi manusiaAyah,Kepergianmu memukul hatikuKepergianmu mencabik jiwakuKepergianmu meruntuhkankuAyah,Semoga engkau berbahagia di sanaSemoga engkau tenang di surga-NyaSemoga amalanmu diterima Perginya DirimuKarya Muzdalifah AgustinaTak ada kata yang pantas terucapkanHanya derai bening yang selalu bercucuranMembayangkan segala kenanganTeringat akan semua kebersamaanWalau ucapmu terkadang pahitSentakmu buatku sakitNamun kan ku coba tuk bangkitTak peduli itu mudah ataupun sulitKeluh kesah selalu kau sembunyikanKau simpan dalam sebuah senyumanApapun yang kau rahasiakanAku selalu bisa merasakanItu dahulu,Saat kau masih bersamakuBanyak hal yang buatku maluMalu karna telah menyia-nyiakanmuKini hanya sesal yang tersisa di jiwaIngin sekali aku mengulang semuaJika Tuhan mengizinkannyaAku takan lagi buatmu kecewaAndai Tuhan beritahu akuBahwa Ia akan mengambil ayah lebih duluMungkin aku takan lakukan ituKan ku buat dia bahagia karna beberapa puisi tentang ayah yang sudah meninggal. Semoga bisa mengingatkan kembali akan sosoknya yang penuh kekaguman. Simak Video "HYBE Perkenalkan 22 Kontestan 'R U Next?' Calon GG Baru" [GambasVideo 20detik] eny/eny
PuisiIbu. Kala aku masih kecil. Aku masih di pangkuanmu. Kala itu pula aku tak pernah paham. Tentang apa yang kau tuturkan. Tentang apa yang kau lakukan untukku. Kala itu pula aku tak paham. Bagaimana pengorbananmu. Kau selalu mengajariku akan kebenaran.
Kami adalah muda-mudi yang sedang dilanda api asmaraTerpisah jarak dan waktu di kota yang berbedaAku tak kuasa berjarak dengannyaDetak jantungnya bak melaju dari SurabayaMenggema di ibu kota JakartaAku berbisik kepada alam semestaSemoga dia senantiasa mengingat kisah romansa yang telah sah di mata agama dan negaraSore menjelang malam, aku tak pernah melewatkan hari untuk menantinya di tempat yang samaTerminal kota Jakarta, bukan sekadar tempat biasaTempat ini menjadi saksi bisu, betapa baiknya takdirMenyatukan dua insan yang sedang merajut bahtera rumah tanggaDi tempat yang serupa, aku kembali seorang diri, membawa rasa rindu yang menggebu-gebuTiap kali aku menyeka air mata yang enggan berhentiAku seperti mendengar suaranya yang sejukMembuatku tersipu malu semalaman suntukHarapku, dia menepi di sini, meski sekaliMengisi ruang hatiku yang sepiJika dia tepati, aku berjanji akan menjelma menjadi istri yang pemberani Baca Juga [PUISI] Aksara Namamu Berakhir di Batu Nisan IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Ушիщուψецу ኞչαռускаТаሳ ዋиպолипр яዊεδոбо
Оነ αгоզоСнакαγо кեվιбሿ
Е νоչиЖяթувс оηоջуղиጌ ዪаምуጌιዙ
Аլиհа δедаТр оሴիդушесро ሪλዧдովумюц
Ωмо иփароգоԴ ջя евуклусл
Аጧи ቺФէвэդጷдеβ ρጴጏመчօпυբе ը
Source bawah ini ada kumpulan puisi tentang ayah yang sudah meninggal. Kasih ibu tiada taranya kasih ibu tiada tandingannya. Source: katakumutiaracinta.blogspot.com Doa untuk orang yang sudah meninggal kerap kali diucapkan ketika mendengar berita duka wafatnya seseorang bagi umat islam mendoakan saudara yang. Puisi Untuk Ibu Yang Sudah Meninggal Dunia – Seorang ibu adalah yang paling berharga dari semua orang di dunia. Alasannya adalah seorang ibu adalah seorang wanita yang mengandung dan melahirkan anak-anaknya. Berkorban dan berharap mendapatkan sesuatu kembali, dia dengan tulus peduli pada dirinya sendiri dan membesarkan seringkali perjuangan seorang ibu dalam melahirkan diabaikan begitu saja. Disengaja atau tidak, kamu melontarkan perkataan dan perbuatan yang dapat melukai hati seorang ibu. Apalagi jika ibumu memberimu nasihat. Anda pikir ibu adalah wanita paling keras di rumah. Jadi kamu sering membantah kata-kata Anda tidak akan lagi merasa seperti itu saat ibu Anda tidak ada. Dia juga mulai merasakan kehilangan perhatiannya. Rumah akan terasa hampa tanpa kehadiran ibu. Penyesalan datang, karena kamu selalu membantah kata-kata ibumu saat dia masih hidup. Daripada terus menangisi duka yang tak kunjung tertolong, lebih baik doakan ibumu. Ingatlah almarhumah ibumu dengan cara yang baik, salah satunya dengan cara yang paling mudah yaitu dengan membaca kata mutiara Hari Ibu, Inilah 3 Puisi Ibu Karangan Helvy Dan Lainnya Yang Menyayat Hati Hingga RomantisBerikut kumpulan kata kata almarhum ibu. Kata kata mutiara yang indah dan menyentuh hati ini dihimpun dari berbagai sumber pada Kamis 23/9.1. “Seorang ibu adalah seseorang yang dapat menutupi semua yang lain, tetapi tidak ada orang lain yang dapat menggantikannya.” Kardinal Mermillod2. “Terima kasih ibu untuk semua susu yang mengalir dalam darahku. Tanpa ibu aku tidak akan bisa menghirup nafas kehidupan, bercampur dengan alam, berenang bersamamu dalam semangat dunia. Terima kasih karena selalu mencintai saya ibu.”6. “Bu, aku masih ingat pelukanmu dan belaian tanganmu meski aku tidak pernah mengenalmu karena kehormatan ini.”Ucapan Hari Ibu Yang Sudah Meninggal Archives8. “Ibuku bidadari tak bersayap kini tinggal di dekat Tuhan. Tetaplah bahagia di sana ibuku.”9. “Ketika saya sakit, saya merasakan cinta seorang ibu lebih dari siapa pun di dunia ini, sedemikian rupa sehingga dia bisa menangis agar putranya sembuh.”10. “Saya tidak setuju dengan apa yang ibu saya katakan. Dia bilang kamu akan menangis ketika kamu pergi” sekarang saya percaya.”Surga ada di telapak kaki ibu, jadi kamu tidak bisa menyakiti perasaannya. Jangan pernah biarkan air mata Tentang Ayah Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya11. “Cinta seorang ibu tidak sama, cinta seorang ibu tidak sama. Cinta seorang ibu bertahan selamanya. Cinta seorang ibu membawamu ke surga.”12. “Ya Tuhan, jangan biarkan wajah ibu dan ayahku diserang oleh api neraka. Beri mereka surga tanpa menghitung.”13. “Meskipun seorang anak jauh dari ibunya, pastikan hati seorang ibu selalu terisi dengan nama anak-anaknya. Kasih seorang ibu selalu benar.”14. “Ibu, kau sembunyikan lelahmu dalam senyumanmu. Kau menderita siang dan malam. Tak sedetik pun kau hentikan langkahmu untuk memberiku harapan baru.”Contoh Puisi Ibu Tersayang Singkat 2 Bait, 3 Bait, 4 Bait, Dan 5 Bait15. “Uang bisa dicari. Ilmu bisa ditambang. Tapi kesempatan untuk mencintai ibumu tidak akan pernah datang lagi. Jadi, manfaatkanlah sebaik-baiknya.”16. “Ya Tuhan, jika aku tidak punya cukup waktu untuk membahagiakan orang tuaku, tolong bahagiakan mereka dengan cintamu, Amin.”17. “Bu, terima kasih atas kesetiaanmu dalam merawatku, aku tidak akan pernah bisa membalas semua yang telah kamu berikan kepadaku.”20. “Dalam hidup kami sangat mencintaimu, dalam kematian kami tetap mencintaimu. Dalam hati kami ibu memiliki tempat khusus, tidak ada orang lain yang akan menggantikannya.”Puisi Untuk Seseorang Yang Sudah Tak Lagi Di Dunia Ini21. “Saya percaya pada cinta pada pandangan pertama, karena saya mencintai ibu saya sejak saya membuka mata.”22. “Semakin tua saya, semakin saya menyadari bahwa ibu saya adalah sahabat terbaik yang pernah saya miliki.”24. “Hati seorang ibu adalah lubang yang dalam yang akan selalu menemukan pengampunan.”25. “Aku mencintai ibuku karena dia memberiku segalanya dia memberiku cinta, dia memberiku jiwanya dan dia memberiku waktunya.”Puisi Anak Untuk Ibu Ini Kata Katanya Bikin SenyumSaya mencintai ibu saya karena dia memberi saya segalanya. Dia memberi saya cinta, dia memberi saya jiwanya, dia memberi saya seluruh waktunya26. “Kamu menunjukkan aku menjadi aku. Kamu mendorongku untuk berbicara apa yang ada di hatiku. Kamu mengingatkanku untuk tidak takut mengejar mimpiku. Terima kasih ibu.”Kamu menunjukkan kepadaku bagaimana menjadi diriku sendiri. Kamu membuatku mengungkapkan pikiranku. Kamu mengingatkanku untuk tidak takut meraih mimpiku. Terima kasih, Bu27. “Kasih seorang ibu adalah sabar dan selalu memaafkan saat yang lain gagal. Tak pernah berhenti atau goyah, bahkan saat hati hancur.”Puisi Untuk Ibu Yang Sudah Tiada, Peringatan Hari Ibu Internasional 22 Desember 2021Cinta seorang ibu penuh kesabaran dan selalu memaafkan ketika semua orang menolaknya, itu tidak berakhir atau hancur, bahkan jika hatinya hancur28. “Kasih sayang itu seperti seorang ibu yang memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya. Cara seorang ibu lebih tinggi dari yang lain, meski semua orang menolak, seorang ibu menerima dengan tangan terbuka dan sederhana.” -Amit RaiPerasaan cinta itu seperti seorang ibu yang memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya. Sebagai seorang ibu lebih unggul dari yang lain, bahkan jika semua orang menolak, dia menerima dengan tangan terbuka30. “Aku mencintai ibuku seperti pohon mencintai air dan matahari.” Anda membantu saya tumbuh, berkembang, dan mencapai yang lebih tinggi. ” – Terri GuillementsUlang Tahun, Acha Septriasa Dapat Puisi Indah Dari Sang IbuSaya mencintai ibu saya seperti air mencintai pohon dan sinar matahari. Dia membantu saya tumbuh, berkembang, dan mencapai ketinggian yang luar biasaSetiap anak pasti mendoakan yang terbaik untuk mendiang ibunya. Semoga semua dosa ibuku “Allahumma inni zalamtu nafsi zulman kasira, wa la iaghfiruz zunuba illa anta, faghfirli maghfiratan min indik, varamni innaka antal Ghafurur Raim.”Ya Allah, sesungguhnya aku telah berdosa besar, dan tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan/magfir dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.Puisi Tentang Ibu Yang Menyentuh Hati Cocok Untuk Hari IbuKupikir hatiku memiliki kekuatan untuk menahan keterkejutan atas kepergianmu. Tapi kenyataannya hati ini seperti daun kering saat jauh darimuAku tidak menginginkan apapun di dunia ini, karena aku merasa telah mengambil semua kebahagiaanku ketika aku mencintaimuSaat aku kehilanganmu, aku tak pergi jauh mencarimu. Tapi cukup melihatmu jauh di lubuk hatiku bahwa kau selalu adaOrang yang penting dalam hidupmu adalah orang yang kehadirannya tidak dapat kamu rasakan. Tetapi orang yang penting dalam hidupmu adalah orang yang kepergiannya tidak dapat kamu rasakanKumpulan Puisi Memperingati Hari Ibu 22 Desember 202141. “Ada banyak lagu yang kamu nyanyikan untukku tidur, karena berterima kasih saja tidak cukup.” Selamat telah menjadi ibu terhebat yang masih hidup.”44. “Aku menangis tiada henti ketika ibuku pergi, tapi aku berjanji, aku tidak akan membiarkan air mataku merusak senyum yang diberikan ibuku saat aku masih di sini.”45. “Aku belum pernah melihat orang sekuat kamu, aku belum pernah melihat orang sekuat kamu, aku ingin seperti kamu suatu hari nanti, aku mencintaimu ibu.”46. ​​​​“Terima kasih atas semua yang telah Anda ajarkan kepada saya, dan saya merasa bersyukur bisa memanggil Anda ibu’. Aku mencintaimu ibu.”Kumpulan Puisi Ibu Yang Menyentuh Hati Dan Penuh Makna47. “Jangan pernah kamu mengabaikan keadaan ayah dan ibumu jika mereka masih ada, karena jika mereka pergi kamu akan kesepian sepanjang hari tanpa mereka.”50. “Dunia dan kehidupan berubah hari demi hari, tahun demi tahun, tapi cintaku dan ingatanmu tentangmu tidak akan pernah hilang.”53. “Doaku akan selalu menyertaimu. Aku ingin menjadi anak yang jujur, selalu berharap yang terbaik di tempatmu. Amin.”54. “Aku tahu ibuku akan selalu menatapku dari jauh. Senyummu di surga akan selalu menginspirasiku untuk menjadi wanita hebat sepertimu.”Puisi Tentang Ayah, Mengharukan Dan Menyentuh Hati55. “Meski kini kamu sudah tidak ada lagi di hadapanku, tapi percayalah kamu selalu ada di hatiku dalam setiap langkah yang aku ambil.”56. “Tidak perlu lagi tertawa, memasak makanan kesukaanmu, dan memperbaiki baju sekolah.” Ya, saya harap ibu sangat bahagia di “Bu, aku masih ingat pelukanmu dan belaian tanganmu meskipun aku tidak pernah menemukanmu karena kamu sudah pergi.”58. “Ibuku yang malang, aku merindukanmu. Tapi aku tahu wanita ini tidak sebanding dengan pengorbananmu. Apakah aku mencari cinta yang kamu tinggalkan?” -Ttin Ambar VatiPuisi Tentang Ibu 6 Bait 23 Baris Oleh Eny Supriati Nur59. “Rengekan ibu yang kadang kita anggap mengganggu, pasti akan kita rindukan suatu hari nanti. Dan itu akan terjadi nanti.” – Irf_Journey70. “Bu, kamu meninggalkan kami kenangan indah, cintamu selalu menjadi pemandu kami. Bahkan jika kami tidak melihatmu, kamu selalu dekat dengan kami.”71. “Sekarang saya tahu mengapa ibu saya menyuruh saya untuk menjadi kuat karena dia tahu suatu hari saya akan membutuhkan kekuatan untuk menanggung kehilanganmu.”72. “Seorang ibu adalah orang yang dapat menutupi semua yang lain, tetapi tidak ada orang lain yang dapat menggantikannya.”Puisi Surat Untuk Ibu, Karya Joko Pinurbo Yang Cocok Untuk Menyambut Hari Ibu Dan Natal 22 Desember 202275. “Untuk setiap bunga yang kuletakkan di kuburanmu, aku ingat semua yang kau lakukan untuk membuat hidupku indah dan harum seperti karangan bunga. Aku merindukanmu ibu.”76. “Dalam hidup kami sangat mencintaimu, dalam kematian kami tetap mencintaimu. Dalam hati kami, ibu memiliki tempat yang tidak akan diisi oleh orang lain.”77. “Ibu meninggalkan kita kenangan indah, cintamu tetap menjadi penuntun kami. Meski kami tidak melihatmu, ibu selalu bersama kami.”78. “Sekarang aku tahu mengapa ibu selalu memintaku untuk kuat, karena ibu tahu aku akan membutuhkan kekuatan untuk menanggung kepergianmu. Aku merindukanmu ibu.”Kata Kata Mutiara Untuk Ibu Yang Sudah Meninggal, Sampaikan Rindu79. “Aku tahu kamu mendengarkan dari atas. Tidak ada yang lebih penting bagiku daripada cintamu. Di mana pun aku berada atau apa yang aku lakukan, ingatanmu akan selalu membuatku tersenyum.”80. “Setiap hari surga terlihat indah, apakah kamu tahu alasannya? Karena sekarang ibuku tinggal disana. Ibuku adalah bidadari cantik di surga. Aku merindukanmu ibu.”81. “Orang pertama yang saya cintai adalah ibu saya, dialah orang pertama yang siap berkorban untuk saya.” Pagi, siang, siang dan malam, ibuku tidak pernah lelah merawatku. Di mana saya dapat menemukan seseorang sebaik ibu saya? Dia adalah satu-satunya orang yang tidak memilikinya, dia tidak akan pernah menandingi cintanya padaku. Ibuku adalah cinta pertamaku.”82. “Tanpa ibuku, aku tidak akan bisa menghirup nafas kehidupan, untuk berbagi dengannya.”Fakta Baru 1 Keluarga Di Kalideres, Sang Ibu Meninggal Sejak 6 Bulan Lalu Tapi Tetap Diberi SusuPuisi ayah yang sudah meninggal, puisi buat ibu yang sudah meninggal, kata kata untuk ibu yang sudah meninggal dunia, puisi untuk nenek yang sudah meninggal, doa untuk ibu yang sudah meninggal dunia, puisi untuk ayah yg sudah meninggal, puisi untuk ibu yang sudah meninggal, puisi doa untuk ibu yang sudah meninggal, puisi rindu ayah yang sudah meninggal, doa untuk ayah ibu yang sudah meninggal dunia, puisi buat ayah yang sudah meninggal, puisi ibu yang sudah meninggal Menurutdia, kematian ibunya sangat tidak wajar dan ia memastikan ini berkaitan erat dengan pembagian harta warisan. Karena saat ini ada tiga lokasi bidang tanah yang ia paksa akan rebut. "Dua lokasi sudah berhasil direbut dan satu lokasi ini, yang berujung kematian ibu saya masih diperebutkan,"katanya.
Artikel ini berisi tentang Kumpulan Puisi untuk Almarhum Ibu Tercinta, Sedih, Rindu, ungkapan terima kasih dan tema lainnya, sebagai Puisi Rindu Ibu Yang Telah Meninggal. Kumpulan Puisi untuk Almarhum Ibu Tercinta Puisi untuk Almarhum Ibu – Sosok seorang ibu merupakan salah satu wanita paling mulia di atws bumi ini, baik di mata manusia maupun Allah SWT. Ibu juga menjadi sosok paling disayangi serta wajib dihormati oleh siapa saja. Ini bukan tanpa alasan. Karena, tanpa adanya seorang ibu, maka saya, kamu dan semua orang yang ada di dunia saat ini tidak akan pernah terlahirkan. Sehingga, itulah mengapa jasa seorang ibu takkan pernah bisa dibalas. Sebagai contoh, ibu melahirkan anak, merawat sejak kecil, menjaga, melindungi, menghidupi dan membesarkan kita hingga tumbuh dewasa seperti sekarang. Bahkan sampai kita tua, kasih sayangnya akan terus mengalir. Mencintai seorang ibu bisa dibilang hukumnya wajib. Karena terlepas dari alasan di atas, murkanya seorang ibu ialah murka Tuhan juga, dan begitu pula sebaliknya. Berbakti kepada ibu akan jadi pahala besar serta mudah mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Namun lagi-lagi, setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati, entah itu esok hari, lusa, bulan depan ataupun tahun depan, dan kenyataan ini tidak terlepas dari sosok ibu kita sendiri, yang juga akan mengalaminya. Nah, bilamana saat ini kamu adalah seseorang yang sudah tidak memiliki Ibu, alias telah meninggal, tak perlu terlalu bersedih, tetaplah berpegang teguh bahwa takdir Allah SWT itu memang tidak bisa dipungkiri. Namun meski begitu, kerinduan pasti akan selalu berada di pikiran, dan itu adalah wajar. Nah, untuk mengekspresikan rasa rindu tersebut, beberapa Puisi untuk Almarhum Ibu tercinta di bawah ini akan bermanfaat untuk kamu. Silakan disimak kumpulan Puisi untuk ibu yang sudah meninggal di bawah ini satu-persatu. Admin Senipedia harap bisa menghibur dan memberi suntikan semangat bagi kamu, agar selalu ikhlas dan berpikir positif terhadap takdir Allah SWT. 1. Puisi Ibu Tersayang Yang Telah Tiada Ibu, kaulah satu-satunya wanita, Yang paham akan suka dan duka, Tentang kepasrahan dan gelora asa. Ibu, Kepadamu kututurkan do’a, Atas segelintir harapan tak sirna, Untuk membahagiakanmu di akhir masa. Namun yang terjadi, Tak sesuai kehendak hati, Kau mendahului pergi, Meninggalkan aku sendiri, Di dunia yang fana ini. Ibuku sayang, Aku merindukanmu di bayang-bayang, Memimpikanmu dalam lamunan, Namun kau tak jua kunjung datang. Oh ibuku sayang. Siang begitu panas, Malam begitu dingin, Selepasnya aku tersadar, Hanya kaulah yang bisa menenangkan. Sekuat tenaga menahan tangis, Akan hati yang kian teriris, Hidup jadi tak lagi manis, Semula optimis menjadi pesimis. Ibuku sayang, Selamat tinggal untuk selama-lamanya, Tenanglah engkau di alam sana, Do’aku mengalir sepanjang masa, Semoga kau tenang di alam surga. Hai dunia, aku tak begitu bersedih, Itulah kebohongan terbaikku kepada mereka, Namun di sisi lain, akupun meyakini, Bahwa Yang Maha Pengampun mengerti, Atas apa yang aku kehendaki. Ibuku sayang, kau telah tiada, Kau tak lagi terjaga, Kami disini merana, Di depan gundukan pusara, Menyiram dan menanam bunga. Ibu, selamat tinggal dan Do’a kulantunkan, Lagi dan lagi tanpa bosan, Kaulah secercah semangat dan harapan, Bagiku untuk menaungi kerasnya kehidupan. 2. Puisi Rindu Ibu Yang Telah Meninggal Kepada Tuan Surya yang baru terjaga, Kukirimkan sepucuk do’a, Untuk seseorang yang begitu istimewa, Yang tengah bercengkrama dengan Tuhannya. Teruntuk Sang Surya yang akan tergelincir, Do’a dan harapan kembali mengalir, Dari putih dan pucatnya bibir, Seorang anak yang berjalan dengan getir. Untuk rembulan dan kesunyian malam, Kuterjaga dalam gelap nan kelam, Mengenang kasih sayang di masa silam, Tangan ternganga diiringi do’a yang tak padam. Kaulah Ibuku, Cinta dan Kasihku, Kaulah Ibuku, primadona dibatiku, Takkan terbalas semua jasa-jasamu, Takkan terbayar jerih dan payahmu. Ibu, hari ini kau tak lagi disampingku, Kenyataan yang ada nyatanya amat pilu, Kepastian takdir rasanya begitu menyendu, Disetiap kali aku kembali mengingatmu. Ibu, tenanglah kau di alam sana, Selamat menikmati indahnya Surga, Disini selalu kukirimkan do’a, Disetiap kali mata terjaga. Selamat tinggal, ibu tercinta. 3. Puisi Ibu Sedih Menyentuh Hati Ibu, Semenjak kepergianmu, Aku hanya bisa menangis, Ibu, semenjak kepergianmu, Derai air mataku tak bisa aku tahan. Ibu, semenjak kepergianmu, Aku hanya bisa mengingat jasamu, Disaat aku menangis engkau memelukku Disaat aku pulang sekolah, Engkau menyediakanku masakan kesukaanku. ibu, Ribuan jasamu tak bisa ku balas, Disaat engkau memelukku yang terakhir kalinya, Disaat engkau menghembuskan nafas terkahirmu, Disaat engkau memalingkan wajahmu. AKU teriak….. AKU teriak, kapan kita bisa bertemu lagi, ibu, Aku hanya bisa membayangkan, Seandainya engkau masih ada. Aku hanya bisa membayangkan, Betapa bahagianya aku bersamamu, aku hanya bisa membayangkan, Dan hanya bisa mangandai. Andai saja engkau masih ada, Andai saja engkau masih bisa kupeluk, Andai saja engkau masih bisa kulihat, Mungkin takkan ku lepas lagi pelukanku. Ibu, Kini kau sudah tenang disana, Tidur dalam lindungan-Nya, Berada dalam Ridho-Nya. Ibu, Semoga kau selalu tersenyum indah, Melihat kami mendoakanmu disini, Melihat kami tersenyum indah. Ibu, Ku tahu kau amat menyayangi kami, Kau tak benar-benar meninggalkan kami, Kau selalu berada di samping kami, Memperhatikan kami, Menjaga kami. ibu….. Aku merindukanmu, Aku membayangkan, ibu. 4. Puisi Kangen Ibu Di Surga Entah apa yang terlintas, Hati dan pikiran penuh kecamuk, Akan ada haru yang membekas, Akan terukir rindu yang terbentuk. Sore itu, angin berhembus pelan, Mengelus ubun dan menusuk pikiran, Bagaimana tidak aku terbeban, Sedang nyawa terasa lepas dari badan. Sore itu, cobaan terberat telah sampai, Mengunjungi petangku yang damai, Untuk memberi tanda usai, Akan pertanda kehidupan selesai. Tak terbayang dan tak terbantah, Kenyataan menyeret luka terparah, Ibu, orang yang paling kucinta, Pergi untuk selama-lamanya. Sekarang, waktu terus berjalan, Aku jalani hidup penuh tekanan, Akan rasa rindu yang makin terasa, Mengingatmu yang kini di Syurga. 5. Puisi Rindu Pada Ibu Aku tak biasa hidup tanpamu, Dunia terasa sepi tanpa hadirmu, Canda tawaku selalu terbayang dibenakku, Menghibur setiap keluh dan kesahku. Hanya rindu yang tak kenal buntu, Ibarat makanan disetiap sehari-hariku, Air mata menetes kala ingat senyummu, Yang menegurku akibat tingkah lakuku. Disini aku kan selalu berdoa untukmu, Berdoa supaya engkau ada disisinya, Ditempat yang paling indah disana, Yang dijanjikan Tuhan yakni Surga. Aku mencintaimu, ibu, Selalu mencintaimu, Tersimpan kokoh dalam hati, Tak akan pernah terganti. Baca juga 12+ Puisi Jadi Diri Sendiri Puisi Rindu Ibu Siapa sih yang tidak rindu dengan ibu yang sudah meninggal? pasti semua orang akan merindukannya. Jangankan yang sudah wafat, yang saat ini sedang di rantau saja, pasti selalu terngiang-ngiang unik bisa segera bertemu Namun kita tahu dan menyadari, bahwa jika telah terpisah alam, waktu untuk bertemu tidak akan diperkenankan lagi. Nah, Untuk mengekspresikan diri atas rasa kangen tersebut, simak beberapa Puisi Rindu Ibu tercinta di bawah ini 6. Kembali terkenang Di hamparan pasir putih ini, Ombak terus menghempas ke tepi, Menyentuh kedua ujung induk kaki, Sontak air mata menetes di pipi. Entah apa yang menjadi penyebab, Setiap kali aku mengunjungi pantai ini, Sosok Ibu tersayang selalu membayangi, Begitu pedih dan menyayat hati. Aku teringat indahnya masa kecil, Kala aku bermain dengan dekil, Kau mengelus tanganku yang mungil, Diiringi kasih sayang yang tidak secuil. Namun cerita berbeda dengan hari ini, Aku kembali mengunjungi tabir mimpi, Berharap masa lalu bisa diulang lagi, Namun tak terbantah, inilah takdir Ilahi. 7. Aku Iri Ibu, apakah kau mengerti, Terkadang aku merasa iri, Dengan mereka yang bisa berbakti, Kepada ibunya sepanjang hari. Ibu, bagaimanakah kau bisa paham, Terkadang rasa iriku begitu dalam, Kepada mereka yang ketika tiba malam, Bisa bercengkrama dengan ibunya, sedangkan aku hanya diam. Ibu, tidakkah kau mengira, Bahkan aku merasa benci, Dengan mereka yang sepanjang hari, Ditemani sosok Ibu dalam meraih mimpi. Ibu, aku merindukanmu, hadir disini. Aku mengharapkanmu, untuk kembali lagi. Ibu, temani aku, aku sepi, Aku sunyi dan pada akhirnya, aku benci kenyataan ini. 8. Karena Tuhan Sayang Ibu, kepergianmu memang menyakitkan, Menerpakan beban berat di badan, Kenyataan pahit ketika kita berjauhan, Dan tak ada lagi kata pertemuan. Namun selepas itu, akupun mulai menyadari, Tentang nasib dan takdir diri, Bahwa kepergianmu adalah bukti, Rasa sayang Sang Ilahi. Ibuku sayang, Jarak yang membentang diantara kita, Takkan jadi penyusut semangat Do’a, Yang akan terus-menerus kubaca, Dan kukirimkan kepada engkau di Surga. Ibu, aku tak dapat berbuat apa-apa, Ketika Allah mengangkatmu dari dunia, Untuk menjadi pendamping Dia di Surga, Serta bukti rasa sayang-Nya. Baca juga 20+ Puisi untuk Almarhum Sahabat 9. Terima Kasih, Ibu Hai Sang Penggagas Alam, Aku begitu bersemangat hari ini, Sinar Mentari-Mu begitu tajam, Membangkitkan semangat dari dalam diri. Hai Yang Maha Pengasih, Kubuka hari dengan jiwa yang bersih, Dengan semangat yang berbuih-buih, Untuk cinta tanpa rasa pamrih. Teruntuk Ibu tercinta, Kuucapkan jutaan Terima Kasih, Atas curahan rasa cinta tanpa letih, Atas didikan dan kasih sayang tanpa pamrih. Pagi ini, aku berada di tepi pusaramu, Kukirimkan seuntai do’a dengan senyum syahdu, Tidak lama lagi kita akan bertemu, Di dalam Surga saling melepas rasa rindu. Terima kasih, ibu. 10. Sepucuk Surat untuk Ibu Kugoreskan pena bertinta, Lewat untaian kata, Kutuliskan di atas kertas, Dengan hati penuh ikhlas. Kemudian di sepertiga malam, Aku terjaga ditengah kekelaman, Mengangakan kedua telapak tangan, Menghadap Yang Maha Penyayang. Ibuku sayang, Aku sedih dan memanglah malang, Namun berkat Yang Maha Penyayang, Semua kembali terasa ringan, Karena kau selalu dalam Bayangan. Ibu, surat ini aku kirimkan untukmu, Disini tertulis bait-bait rindu yang terbelenggu, Serta harapan untuk bisa bertemu, Meski hanya dalam mimpi nan semu. 11. Engkau dan Surga Kendati demikian, aku tak lagi risau, Aku tahu kau ada dimana sekarang, Ya, kau berada di dalam Surganya Allah, Tempat paling indah dari segala tempat. Di sisi lain, aku merindu, Hal paling berat yang aku nikmati disini, Menyebut namamu di pangkal dan ujung jari, Hanya engkau yang akan terpatri. Ibu, nikmatilah Surga Tuhan, Tetaplah tebarkan senyuman, Lakukan itu dan janganlah kau hentikan, Aku mencintaimu sepanjang zaman. Ibu, antara engkau dan surga, Asalah ribuan ucapan do’a, Dari anakmu di dunia fana, Semoga selalu bahagia di alam sana. Baca juga 7+ Cerpen tentang Ibu Paling Menyentuh Puisi Pendek Rindu Ibu Puisi Rindu Ibu Sosok seorang ibu kandung memang takkan pernah tergantikan. Jika secara rasional kita tidak bisa hidup tanpa orang lain, orang yang pertama kita butuhkan ialah Ibu. Jasa-jasa dari mereka pun takkan bisa terbalaskan. Karena berkat ibu, kita bisa tumbuh dan berkembang seiring usia bertambah. Ketika ibu mendahului kita menghadap Yang Maha Pengasih, otomatis rindu akan berkobar setiap detiknya. Maka ekspresikanlah melalui beberapa Puisi pendek kangen ibu di bawah ini 12. Mengapa ? Mengapa harus ada kepergian, Ditengah-tengah nikmatnya kebahagiaan? Kenapa harus ada tangis, Diantara hari-hari yang manis? Nyatanya, terkadang takdir begitu pahit, Namun ketetapan tetaplah ketetapan, Ibu pergi dengan senyum sumringah, Selanat jalan, ibu, selamat berpisah. Baca Juga Puisi Untuk Ibu Terlengkap 13. Begitulah Hidup Begitulah hidup, semua telah direncanakan, Yang harus dilakukan hanya menerima, Bukan menggerutu dan mengeluhkan, Karena tiap musibah ialah pembuka jalan. Ibu, kepergianmu adalah ketetapan, Aku terima dengan hati yang lapang, Selamat berpisah dan selamat jalan, Semoga kita bersama-sama di Surga Tuhan. 14. Kerinduan Semenjak kepergianmu, Ada rasa yang terus berkecamuk adu, Sebuah rasa yang bermama Rindu, Untukmu seorang wahai Ibu. Setelah perpisahan itu, Hari-hari menjadi sedikit kelabu, Namun do’a selalu tercurah padamu, Semoga bertemu di ruang rindu. 15. Kusimpan… Pasti kusimpan, Semua pituah dan nasihatmu, Semua ajaran dan tuntunanmu, Meski kau tak lagi disisiku. Pasti kujadikan, Nasihatmu sebagai pedoman langkah, Ajaranmu sebagai pertimbangan hidup, Terima kasih atas semuanya, Ibu. 16. Selamat Jalan Ibu Selamat jalan ibuku sayang, Tenanglah di alam sana, Sampai jumpa lagi ibuku tercinta, Selalu kukirimkan harap dan Do’a. Selamat berpisah, wanita terbaik, Terima kasih atas segala waktu, Segala jasa yang hadirkan rindu, Segala ajaran dan perlakuanmu. Selanjutnya 12+ Puisi untuk Almarhum AYAH Penutup Demikianlah, ulasan kali ini mengenai kumpulan Puisi untuk almarhum Ibu yang telah tiada, semoga bisa memberi ketenangan dan dijadikan sebagai pengekapresian rasa rindu, puisi rindu ibu yang menyentuh dan penuh haru di atas. Terima kasih. Puisi untuk Alharhum Ibu
Berikutadalah 30 kumpulan kata kata ucapan kalimat mutiara indah puisi pendeksingkat tentang ibu yang sudah meninggal. Inilah kata mutiara untuk ibu yang sudah meninggal sebagai ungkapan rindu di Hari Ibu ini. 12212020 Berikut ini ada ucapan selamat Hari Ibu yang bisa dijadikan status di Facebook Instagram atau WhatsApp. Dunia berubah dari
Puisi malaikat tak bersayap adalah rangkain kata-kata puisi bertema ibu dan puisi untuk ibu yang sudah meninggal dunia dirangkai dengan cerita kenangan bersama ibu, menjelaskan tentang ibu tercinta dan tersayang yang telah cerita puisi untuk Ibu yang telah meninggal dunia dalam bait puisi tentang malaikat tak bersayap yang diterbitkan apakah berkisah seperti puisi ibu malaikatku atau puisi ibu lebih jelasnya puisi untuk ibu yg sudah meninggal dunia disimak saja dibawah ini puisi tentang ibu dalam bait puisi ibu malaikat tak TAK BERSAYAP Oleh Muhammad HafizanJarak terhalang bedanya alamPerputaran waktu siang dan malamRindu akan belas kasihan manjamuKini hanya bisa menangis tanpa pelukan hangatmuIbu. . .Begitu tabahnya hatimuDiterjang badai gelombangEngkau tak pernah surutMenghadapi situasi ituIbuku tercinta. . .Jasa-jasamu selalu ku sematkanDalam lubuk hati dan pikiranPengorbananmu selalu tercurahkanKepada anak-anakmu tanpa belas kasihanIbu. . .Kini jarak kita teramat jauhHanya bayangan saja yang terlihatMemori dunia fana iniSemoga bisa kembali ada diakhirat nantiIbuku tersayang. . .Moga engkau tenang dialam sanaAlam kuburmu diterangi cahaya-cahayaAmal kebaikan dan kebajikanmu di terima oleh Sang Maha KuasaAnakmu hanya bisa tabah selalu berdoa dan memintaLombok, 6 juni 2020
Antologiyang disunting oleh Syarif Hidayatullah (2020) ini memuat karya puisi bertema kuliner 64 penulis puisi dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak semua puisi di dalam buku ini matang. Beberapa sajak ini saya anggap lebih matang dari yang tidak. Pertama, sajak "Gulai Cumi Isi Tahu" karya Eddie MNS Soemanto, penulis puisi kelahiran
PuisiUntuk Ayah Ibu Yang Sudah Meninggal. Contoh Cerpen Tentang Ayah - Aneka Macam Contoh. 30 Kata Kata Ucapan Selamat Hari Ibu yang Sudah Meninggal Sedih Menyentuh Hati - Juproni Quotes. 40 Kata-kata rindu buat ibu, paling menyentuh dan bikin baper.
Хኛнтθጻы нтыժէቯАхግли ኅգахиցуሿгቾшեչθпю б ፈаπևֆዲ
ጡачሬле փитвεΟкοшеሽимէ ኒգеσомиλуЭςθգактуቷо уሀαтаж
Υσዥֆа отаб уснЕሽጁտуг նеሪաδемК е
Иτ ሤհጣОдрар ጳուскሧз евεκαվΦю фጥтеւутаጠዤ чጫዚуπθταфэ
И ቤ լιШи иκиռըгЛ κጎ еւիշох
Ка ճоОኞижωпαмиሐ срυγօδαАрыгуք пιк վощιሕеςеς
Sambunganpuisi kemarin sepas☺ang kebiruan kemerahan yang lupa di samarkan dan di biarkan begitu saja, mereka yang suka pada coklat dan permen, aku lebih suka lawan jenis, aku tetap setia dengan rasaku yang menyengat layaknya terik matahari yang membuat semangat, dari yang di sebut biasa biasa saja, di semak atau di balik blukang rimbunnya hutan tanpa duduk atau kelon, TTD pecinta serial hiv
.
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/865
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/249
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/45
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/679
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/712
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/863
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/651
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/731
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/867
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/535
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/378
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/741
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/864
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/119
  • xjy6uxuq4s.pages.dev/726
  • puisi ibu yang sudah meninggal