Jenisdan Fungsi Transformator - Transformator atau trafo merupakan komponen yang digunakan pada rangkaian peralatan elektronika untuk menaikkan atau menurunkan tegangan. Transformator adalah salah satu alat elektro terpenting yang digunakan oleh pihak PLN untuk menurunkan tegangan menjadi 220 V.
Jenis-Jenis Transformator â Transformator Trafo adalah perangkat penting dalam setiap rangkaian jaringan listrik yang umumnya digunakan untuk mengubah suatu taraf tegangan AC ke taraf tegangan lainnya tanpa adanya kontak fisik serta tanpa terjadi perubahan pada karakteristik fasa dan frekuensi. Pengubahan level atau taraf tegangan AC tersebut terjadi karena adanya induksi elektromagnet antara kumparan primer dan kumparan sekunder. Nah pada artikel kali ini mimin akan membahas mengenai jenis-jenis transformator. Untuk itu simak pembahasannya disini. Jenis-Jenis Transformator TrafoJenis Transformator berdasarkan Level Tegangan1. Trafo Step Up2. Trafo Step DownJenis Transformator berdasarkan Pengaturan Lilitannya1. Trafo Otomatis Auto TransformerJenis Transformator berdasarkan Bahan Inti core yang Diguanakan1. Trafo berinti Besi Iron Core Transformer2. Trafo berinti Udara Air Core TransformerJenis Transformator berdasarkan Penggunaannya1. Trafo Daya Power Transformer2. Trafo Proteksi Protection Transformer3. Trafo Distribusi Distribution Transformer4. Trafo Pengukuran Measurement TransformerJenis Transformator berdasarkan Tempat Penggunaannya Jenis-Jenis Transformator Trafo Ada beberapa jenis trafo yang dapat digunakan dalam sistem kelistrikan untuk keperluan yang berbeda-beda pula. Keperluan tersebut diantaranya seperti trafo yang digunakan untuk pembangkit tenaga listrik dan untuk keperluan distribusi dan transmisi tenaga listrik. Perangkat yang dalam bahasa Inggris disebut dengan Transformer ini bisa diklasifikasikan berdasarkan beberapa jenis. Diantaranya seperti pengklasifikasian berdasarkan level tegangan, berdasarkan pengaturan lilitan, berdasarkan bahan inti core, berdasarkan penggunaannya dan berdasarkan tempat penggunaannya. Nah berikut ini merupakan beberapa jenis transformator trafo berdasarkan masing-masing pengklasifikasiannya, diantaranya Jenis Transformator berdasarkan Level Tegangan Transformator atau trafo yang diklasifikasikan berdasarkan level tegangan ini merupakan transformator yang paling umum dan sering kita gunakan. Pengklasifikasian ini umumnya tergantung pada rasio jumlah gulungan di kumparan primer dengan jumlah kumparan sekundernya. Jenis transformator trafo berdasarkan level tegangannya, diantaranya 1. Trafo Step Up Trafo Step Up adalah trafo yang fungsinya untuk menaikan taraf atau level tegangan AC dari rendah ke taraf yang lebih tinggi. Tegangan sekunder sebagai tegangan output yang lebih tinggi bisa ditingkatkan dengan cara memperbanyak jumlah lilitan di kumparan sekundernya daripada jumlah lilitan di kumparan primernya. Pada pembangkit listrik, trafo jenis ini digunakan sebagai penghubung trafo generator ke grid. 2. Trafo Step Down Trafo Step Down adalah trafo yang digunakan untuk menurunkan taraf level tegangan AC dari taraf yang tinggi ke taraf yang lebih rendah. Pada trafo jenis ini, rasio jumlah lilitan pada kumparan primer lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah lilitan pada kumparan sekundernya. Pada jaringan distribusi, trafo step down ini biasanya digunakan untuk peralatan rumah tangga. Sedangkan di rumah tangga, kita sering menggunakannya untuk menurunkan taraf tegangan listrik yang berasal dari PLN 220 menjadi taraf tegangan yang sesuai dengan peralatan elektronik kita. Jenis Transformator berdasarkan Pengaturan Lilitannya Adapun jenis transformator trafo berdasarkan pengaturan lilitannya, diantaranya 1. Trafo Otomatis Auto Transformer Trafo Otomatis atau Auto Transformer adalah trafo listrik yang hanya mempunyai satu kumparan dimana kumparan primer dan kumparan sekundernya digabung dalam satu rangkaian yang terhubung secara fisik dan magnetis. Pengaturan lilitan ini sangat berbeda dengan trafo standar umumnya yang terdiri dari dua kumparan atau gulungan yang ditempatkan pada dua sisi berbeda yakni kumparan primer dan kumparan sekunder. Trafo otomatis ini seringkali digunakan sebagai trafo step up dan step down yang fungsinya untuk menaikan atau menurunkan tegangan pada kisaran 100V-110V-120V dan kisaran 220V-230V-240V serta pada kisaran 110V hingga 220V. Jenis Transformator berdasarkan Bahan Inti core yang Diguanakan 1. Trafo berinti Besi Iron Core Transformer Pada trafo jenis ini, gulungan primer dan gulungan sekunder dililitkan pada inti lempengan besi tipis yang dilaminasi. Trafo inti besi mempunyai efisiensi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan trafo yang berinti udara. Hal ini dikarenakan bahan besi yang mengandung sifat magnetik dan juga konduktif, sehingga mempermudah jalannya fluks magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik kumparan dan untuk mengurangi suhu panas yang ditimbulkan. Trafo yang berinti besi biasanya digunakan pada aplikasi frekuensi rendah. 2. Trafo berinti Udara Air Core Transformer Trafo yang berinti udara, gulungan primer dan gulungan sekunder dililitkan pada inti yang berbahan non-magnetik yang biasanya berbentuk tabung yang berongga. Bahan non-magnetik yang dimaksud yaitu dapat berupa bahan kertas atau karton. Artinya, hubungan fluks antara gulungan primer dan gulungan sekunder yaitu melalui udara. Tingkat kupling atau induktansi mutual diantara lilitan-lilitan tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan trafo yang berinti besi. Kerugian histeristis dan kerugian arus eddy yang biasanya terjadi pada trafo inti besi bisa dikurangi atau bahkan bisa dihilangkan pada trafo yang berinti udara. Trafo inti udara biasanya digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi. Jenis Transformator berdasarkan Penggunaannya 1. Trafo Daya Power Transformer Trafo daya adalah jenis trafo yang berukuran besar dan diguanakan untuk aplikasi transfer daya tinggi yang mencapai hingga 33 Kilo Volt. Trafo daya seringkali digunakan di stasiun pembangkit listrik dan gardu transmisi. Trafo daya biasanya mempunyai tingkat insulasi yang tinggi. 2. Trafo Proteksi Protection Transformer Trafo proteksi digunakan untuk melindungi komponen listrik. Perbedaan utama antara trafo proteksi dan trafo pengukuran yaitu pada akurasinya. Dimana trafo proteksi harus lebih akurat jika dibandingkan dengan trafo pengukuran measurement transformer. 3. Trafo Distribusi Distribution Transformer Trafo distribusi digunakan untuk mendistribusikan energi listrik dari pembangkit listrik ke daerah perumahan atau lokasi industri. Pada dasarnya, trafo distribusi ini mendistribusikan energi listrik pada tegangan rendah yang kurang dari 33 Kilo Volt untuk keperluan rumah tangga atau industri yang beradda dalam kisaran tegangan 220V hingga 440V. 4. Trafo Pengukuran Measurement Transformer Trafo pengukuran digunakan untuk mengukur kuantitas tegangan, arus listrik dan daya yang biasanya diklasifikasikan menjadi trafo tegangan dan trafo arus listrik dan lain sebagainya. Jenis Transformator berdasarkan Tempat Penggunaannya Penggolongan trafo berdasarkan tempat penggunaanya ini biasanya terdiri dari trafo indoor dalam ruangan dan trafo outdoor luar ruangan. Trafo indoor adalah trafo yang harus diletakan di dalam ruangan yang ditutupi dengan atap seperti trafo-trafo yang digunakan pada industri. Sedangkan trafo outdoor adalah trafo yang dapat ditempatkan diluar ruangan seperti trafo distribusi yang ditempatkan di gardu induk dan lainnya. Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis transformator trafo. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Sekian sampai jumpa, terimakasih đ
Jenistransformator tersebut dengan alasannya yang benar adalah.. - 15416819 Rilya21 Rilya21 18.04.2018 Fisika Sekolah Menengah Pertama terjawab Jenis transformator tersebut dengan alasannya yang benar adalah.. #tolongdijawabyaa 2 Lihat jawaban Iklan Iklan SagiTaST SagiTaST Berikut adalah ciri2 transformator step up Np < Ns Vp < Vs Ip > Is
TrafoAdalah: Pengertian Dan Fungsi Transformator Berdasarkan Jenisnya. Listrik yang mengalir ke setiap rumah di Indonesia bertegangan 220V, sehingga hampir semua alat elektronik rumah tangga didesain bekerja di tegangan 220V. PLN yang merupakan penyedia listrik di tanah air mempunyai pembangkit yang outputnya hingga ratusan Kilo Volt, alhasilMahasiswa/Alumni Universitas Sumatera Utara26 Maret 2022 1049Hai, Dik Yuki. Jawabannya adalah B. Transformator I, jenis step up alasannya Vs > Vp dan Transformator II, jenis step down alasannya Np Np b Tegangan pada kumparan sekunder lebih besar daripada tegangan pada kumparan primer Vs > Vp 2 Transformator step down dengan ciri-ciri a Jumlah lilitan kumparan sekunder lebih sedikit daripada jumlah lilitan primer Ns Vp termasuk transformator step up. Transformator II Np > Ns termasuk transformator step down. Jadi Transformator I, jenis step up alasannya Vs > Vp dan Transformator II, jenis step down alasannya Np < Ns Terima kasih telah bertanya di Roboguru
5 Hitamkanlah bulatan pada huruf jawaban yang Anda anggap benar dengan menggunakan pensil 2B! 6. Apabila ada jawaban yang Anda anggap salah maka hapuslah jawaban yang salah tersebut sampai bersih, kemudian hitamkan bulatan pada huruf jawaban lain yang Anda anggap benar! Contoh a. sebelum di jawab A B c D C) C) C) C) b. sesudah dijawab A B c D
Contoh Soal Kemagnetan â SMP 3 merupakan halaman yang memuat kumpulan soal kemagnetan berdasarkan kisi â kisi un terbaru tingkat SMP/MTs/Sederajat untuk level kognitif penalaran. Berdasarkan kisi â kisi UN 2020, materi kemagnetan termuat dalam tiga level kognitif yaitu pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, dan penalaran. Soal kemagnetan dengan level kognitif penalaran akan menguji kemampuan nalar peserta ujian dalam menyelesaikan masalah terkait materi kemagnetan. Selanjutnya, simak contoh soal kemagnetan untuk level kognitif penalaran berdasarkan kisi â kisi un terbaru berikut ini. Contoh 1 â Soal UN IPA Fisika SMP/MTs Tahun 2017 Perhatikan tabel besaran dari 2 buah transformator berikut. Jenis transformator tersebut dengan alasannya yang benar adalah âĻ. Pembahasan Ciri â Ciri Transformator Step Up menaikkan tegangan Vs > VpNs > NpIs Ip Jadi, jenis transformator dengan alasanya yang benar adalah Transformator I, Jenis Step Up, Alasan Vs > VpTransformator II, Jenis Step Down, Alasan Np > Ns Jawaban A Contoh 2 â Soal UN IPA Fisika SMP/MTs Tahun 2016 Terdapat bola konduktor P bermuatan negatif dan empat bola konduktor Q, R, S, T yang tidak diketahui muatannya. Jika didekatkan bola P menarik Q dan menolak S. Sedangkan bola Q menolak R, dan bola S menolak T. Jika bola P didekatkan dengan bola R dan T maka gaya yang akan dilalui berturut â turut adalah âĻ.A. tarik menarik dan tarik menarikB. tolak menolak dan tolak menolakC. tolak menolak dan tarik menarikD. tarik menarik dan tolak menolak Pembahasan Diketahui P bermuatan negatif, maka P tarik menarik dengan Q â Q bermuatan listrik positifP tolak menolak dengan S â S bermuatan listrik negatifQ tolak menolak dengan R â R bermuatan listrik positifS tolak menolak dengan T â T bermuatan listrik negatif Jika bola P didekatkan dengan bola R maka tarik menarik. Jika bola P didekatkan dengan bola T maka tolak menolak. Jawaban D Baca Juga Muatan Listrik dan Cara Membuat Benda Bermuatan Listrik Contoh 3 â Soal UN IPA Fisika SMP/MTs Tahun 2015 Perhatikan gambar! Batang besi A â B menjadi magnet saat disentuh magnet baja P â Q. Proses pembuatan magnet baja P â Q yang benar adalah âĻ. Pembahasan Batang besi A â B A = kutub utaraB = kutub selatan Magnet baja P â Q Q = kutub selatanP = kutub utara Gambar pada pilihan ganda menunjukkan proses pembuatan magnet dengan cara dialiri arus listrik. Ingat bahwa arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke rendah. Sedangkan untuk membantu mengetahui letak kutub utara dan selatan pada pembuatan magnet dengan dialiri listrik dapat menggunakan kaidah tangan kanan. Baca Juga Kaidah Tangan Kanan Gambar yang menghasilkan P sebagai kutub utara dan Q sebagai kutub selatan adalah gambar pada pilihan B. Jawaban B Sekian kumpulan soal kemagnetan tingkat SMP/MTs untuk level kognitif penalaran berdasarkan kisi â kisi un terbaru. Terimakasih sudah mengunjungi idschooldotnet, semoga bermanfaat. Baca Juga Contoh Soal Kemagnetan SMP/MTS â Level Kognitif Pengetahuan dan PemahamanContoh Soal Kemagnetan SMP/MTS â Level Kognitif PenalaranMateridan Contoh Soal Transformator (Trafo) Ideal. Induksi Elektromagnetik. Besar tegangan dan kuat arus listrik yang dikeluarkan pada trafo bergantung banyaknya lilitan. Besar tegangan sebanding dengan jumlah lilitan. Makin banyak jumlah lilitan tegangan yang dihasilkan makin besar. Hal ini berlaku untuk lilitan primer dan sekunder.Macam macam Transformator beserta Fungsinya. Pada dasarnya transformator berfungsi untuk mengubah taraf tegangan listrik arus bolak balik AC ke taraf tegangan listrik arus bolak balik AC yang lainnya. Trafo sendiri pada dasarnya hanya komponen yang terdiri dari lilitan-lilitan konduktor tembaga yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk mentransfer daya dari primer ke sekunder menggunakan induksi elektromagnetik. Trafo atau transformator merupakan sebuah alat listrik yang sangat penting peranannya dalam dunia listrik baik dalam penggunaan listrik tegangan tinggi hingga pada listrik tegangan rendah. Trafo yang bekerja menggunakan prinsip induksi elektromagnetik ini dapat sangat mudah kita temukan di lingkungan sekitar kita. Pasalnya seluruh proses pendistribusian energi listrik terdapat titik-titik tempat dimana di tempat tersebut diletakkan alat listrik trafo ini. Jika kita amati, sebenarnya begitu juga pada peralatan-peralatan yang membutuhkan energi listrik di sekitar kita seperti televisi, komputer, sound sistem dan speaker aktif, charger perangkat, serta peralatan-peralatan elektronik lainnya dengan tegangan yang stabil, seluruh peralatan tersebut menggunakan transformator untuk dapat beroperasi maksimal. Seluruh transformator tersebut memiliki perbedaan ukuran, bentuk, dan nilai antara yang satu dengan yang lainnya, tetapi dengan prinsip yang sama. Baca juga Pengertian Transformator dan Prinsip Kerjanya Macam macam Trafo Terdapat beberapa macam trafo yang digunakan untuk kebutuhan yang berbeda. Trafo tersebut dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan mulai dari penggunaan pada tegangan tinggi seperti sistem transmisi energi listrik dari pembangkit ke jaringan dan distribusi energi listrik dari jaringan listrik ke pengguna hingga penggunaan trafo pada rangkaian elektronik yang menggunakan listrik tegangan rendah. Macam macam trafo tersebut dibedakan berdasarkan beberapa kategori seperti macam macam trafo berdasarkan taraf tegangan, macam macam trafo berdasarkan frekuesi operasi, macam macam trafo berdasarkan bahan inti yang digunakan, serta macam macam trafo berdasarkan penggunaannya. Berikut adalah penjabaran macam macam trafo sesuai kategori-kategori diatas 1. Macam macam Trafo berdasarkan Taraf Tegangan Secara umum, macam macam trafo yang paling sering digunakan pada transmisi dan distribusi listrik tegangan listrik adalah transformator step dan transformator step down. Baca juga Paralel Generator dan Sinkronisasi Transformator Step Up Transformator step up adalah transformator yang digunakan untuk menaikkan taraf tegangan listrik. Pada trafo ini jumlah lilitan di kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan di kumparan primer Ns > Np. Akibatnya, induksi elektromagnetik yang terjadi pada kumparan sekunder akan lebih besar daripada di kumparan primer. Hal tersebut yang menyebabkan tegangan pada output trafo ini lebih tinggi dibanding inputnya. Trafo jenis ini juga biasa disebut dengan trafo penaik tegangan. Transformator step up biasa digunakan pada daerah pembangkit untuk menaikkan tegangan sebelum ditransmisikan ke jaringan listrik. Tujuannya adalah untuk meminimalisir kerugian daya yang terjadi ketika daya ditransmisikan ke jaringan listrik. Trafo ini juga banyak ditemui pada rangkaian inverter, televisi, komputer, dan lainnya yang membutuhkan listrik tegangan lebih tinggi. Baca juga Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja Trafo Step Up Transformator Step Down Transformator step down adalah transformator yang digunakan untuk menurunkan taraf atau level tegangan listrik. Tegangan yang dihasilkan pada terminal output trafo ini akan lebih rendah daripada tegangan di terminal inputnya. Hal tersebut karena pada trafo ini jumlah lilitan di kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan di kumparan sekunder Np>Ns. Akibatnya, induksi elektromagnetik yang terjadi pada kumparan sekunder akan lebih kecil daripada di kumparan primer. Dengan demikian taraf tegangan pada kumparan sekunder akan lebih rendah dibandingkan pada kumparan primer. Trafo ini juga biasa disebut sebagai trafo penurun tegangan. Transformator step down sering kita jumpai pada distribusi energi listrik dari tegangan tinggi menjadi tegangan menengah atau tegangan rendah milik PLN seperti yang kita lihat pada tiang-tiang listrik dipinggir jalan. Baca juga Pengertian dan Fungsi Transformator Step Down 2. Macam macam Trafo berdasarkan Frekuensi Operasi Trafo Frekuensi Rendah Trafo frekuensi rendah merupakan trafo yang beroperasi pada frekuensi audio rendah 20 Hz - 20 kHz dan frekuensi diatasnya selama masih dalam cakupan operasi frekuensi rendah. Trafo jenis ini biasanya menggunakan inti besi yang lunak, terutama pada penggunaan amplifier audio untuk range frekuensi audio. Contoh transformator yang beroperasi pada frekuensi rendah adalah seperti trafo adaptor dan trafo output/input OT/IT. Trafo adaptor adalah semacam trafo step down yang ditambahkan dengan rangkaian rectifier penyearah gelombang dengan tujuan untuk menghasilkan tegangan dengan arus searah DC yang kemudian disebut dengan adaptor. Dalam adaptor juga biasanya telah ditambahkan rangkaian regulator dengan tujuan agar tegangan yang dihasilkan mendekati DC murni arus searah tanpa noise. Sedangkan trafo output/input lebih sering digunakan untuk keperluan kopling audio pada rangkaian amplifier karena trafo output/input memberikan hasil yang lebih maksimal. Trafo Frekuensi Menengah Sesuai dengan namanya trafo ini beroperasi pada frekuensi menengah. Trafo ini juga memiliki nama lain yaitu trafo IF Intermediate Frequency. Trafo IF banyak digunakan pada radio-radio penerima AM/FM. Pada trafo IF sudah terdapat lilitan primer dan lilitan sekunder yang telah dihubungkan secara paralel dengan kapasitor khusus dengan tujuan penggunaan frekuensi menengah sehingga membentuk rangkaian resonansi L-C. Intermediate Frequency IF sudah ada standarisasinya, yang mana untuk kebutuhan Amplitudo Modulation AM frekuensi menengah yang digunakan adalah 455 kHz, sedangkan untuk kebutuhan Frequency Modulation FM frekuensi menengah yang dibutuhkan adalah 10,7 MHz. Trafo Frekuensi Tinggi Trafo jenis ini beroperasi pada frekuensi yang tinggi dan banyak digunakan untuk pembangkit frekuensi osilator, rangkaian resonansi, serta flyback pada televisi tabung. Trafo frekuensi tinggi yang digunakan untuk osilator disebut dengan spul osilator. Lilitan osilator yang umum digunakan biasanya terdapat 2 macam yaitu osilator Hartley dan osilator Coolpits. Selain itu, trafo frekuensi tinggi juga banyak digunakan sebagai trafo resonansi dimana trafo resonansi ini digunakan untuk menyesuaikan impedansi antara antena dan pemancarnya. Trafo resonansi ini biasa disebut juga dengan spul resonansi. Trafo Switching Trafo switching merupakan salahsatu komponen yang digunakan pada power supply yang menggunakan teknologi switching. Power supply jenis ini menggunakan pembangkitan frekuensi tinggi yang memiliki efisiensi lebih baik dibandingkan power supply biasa yang hanya menggunakan trafo dengan frekuensi rendah. Trafo switcing memiliki kelebihan dibandingkan trafo step down yang digunakan pada power supply biasa, yaitu terletak pada dimensinya yang jauh lebih kecil. Dengan menggunakan trafo siwitching, dimensi power supply dapat dipangkas hingga 75% dibandingkan power supply biasa. Trafo ini dapat dikatakan sebagai transformator ideal. Trafo switching yang digunakan pada power supply switching banyak digunakan pada peralatan elektronika modern seperti printer, DVD player, receiver televisi, power supply komputer, charger laptop, charger hp dan banyak lagi. Baca juga Power Supply Switching dan Cara Kerjanya 3. Macam macam Trafo berdasarkan Bahan Inti yang Digunakan Trafo Inti Udara Trafo inti udara tidak menggunakan bahan apapun sebagai inti. Jadi proses induksi elektromagnetik hanya merambat melalui medium udara semacam ini memiliki kelemahan yaitu daya yang dihasilkan lebih lemah jika dibandingkan dengan trafo inti besi. Hal itu karena induksi elektromagnetik yang lebih lemah. Trafo jenis ini banyak digunakan pada peralatan elektronik portabel seperti radio frekuensi. Selain itu, trafo ini juga dapat digunakan sebagai komponen charger wireless yang dimana kumparan primer berada pada sumber listrik dan kumparan sekunder berada pada perangkat yang dicharger. Trafo Inti Besi Trafo berinti besi menggunakan plat-plat yang terbuat dari besi lunak sebagai intinya. Bahan besi lunak tersebut dicampur dengan magnet yang dimaksudkan agar induksi elektromagnetik yang terjadi semakin besar dan efisiensi trafo juga meningkat. Plat-plat besi yang digunakan tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang beragam pada trafo yang berbeda. Beberapa bentuk plat inti besi yang sering ditemui di pasaran yaitu berbentuk E, U, I, dan L. Karena konstruksi trafo ini dominan dari besi sehingga memiliki bobot berat. 4. Macam macam Trafo berdasarkan Penggunaannya Trafo Daya Transformator daya adalah jenis trafo yang berukuran besar dan digunakan pada sistem transimisi daya listrik bertegangan tinggi yang mencapai 33 kilo volt. Trafo daya sering digunakan pada area pembangkit dan gardu transmisi. Trafo Distribusi Trafo distribusi digunakan untuk mendistribusikan energi listrik yang berasal jaringan listrik ke daerah perumahan dan lokasi industri. Trafo ini biasanya bekerja pada tegangan rendah yang kurang dari 33 kilo volt dan disalurkan untuk keperluan rumah-rumah dan lokasi industri yang umumnya dengan kisaran 220-440 volt. Trafo Proteksi Trafo proteksi digunakan untuk melindungi alat listrik. Trafo ini harus memiliki tingkat akurat yang lebih tinggi pada penggunaannya sebagai proteksi. Trafo Pengukuran Trafo pengukuran digunakan untuk mengukur kuantitas tegangan, arus listrik dan daya yang biasanya dibedakan menjadi trafo tegangan, trafo arus listrik dan yang lainnya. Sebuahtransformator dihubungkan dengan tegangan 100V dan menimbulkan arus pada kumparan primer 10A Jika perbandingan jumlah lilitan primer dan sekunder adalah 1 25 berapakah to9an9an pada kumparan sekunder dan kuat arusnya? 1a1yab Trafo adalah gadget stasioner yang digunakan untuk menjelajah naik / turun dari tegangan arus pertukaran. Menjelajah ke atas dilakukan untuk mengosongkan daya yang diciptakan sementara menjelajah ke bawah dilakukan untuk kebutuhan pelanggan. Tergantung pada aturan pendaftaran bersama, trafo adalah gadget AC yang tidak dapat chip di DC trafo hanya dapat mengubah arus AC / tegangan transformator naik dan turun Sebuah transformator yang memperluas tegangan AC adalah transformator naik ke atas dan yang mengurangi tegangan AC dikenal sebagai transformator step down. Berbagai kemalangan vitalitas dalam transformator Tembaga Besi Tumpahan Histeresis Magnetostriksi Urutan transformer Transformator otomatis Ini adalah transformator listrik di mana hanya ada satu belitan, segmen yang normal untuk belitan esensial dan tambahan. esensi dan zat pembantu memiliki padanan atau semua belitan normal. Autotransformer sebagian besar digunakan untuk transformasi tegangan kabel listrik terdekat ke nilai tegangan ideal yang diperlukan untuk perangkat keras listrik tertentu. Transformasi berada dalam kisaran dari 125 volt â 250 volt atau 250-125 volt Ini menggunakan gulungan normal dan tidak menawarkan halangan atau gangguan pengasingan atau transformator belitan yang disadap yang dapat mengubah tegangan yang dapat diakses secara lokal dengan tegangan yang diperlukan untuk beban tertentu. Transformer polifase Bank yang terdiri dari tiga transformator tahap tunggal dapat digunakan untuk pasokan tiga-tahap atau masing-masing dari tiga tahap dapat dikonsolidasikan sebagai transformator tiga-tahap soliter dan untuk ini, sirkuit yang menarik dihubungkan bersama dengan pusat dengan cara ini. membuat aliran transisi tiga tahap. Trafo polifase spesifik adalah trafo silang yang digunakan untuk membangun dan menyembunyikan aliran simfoni Transformer tumpahan ia memiliki induktansi tumpahan yang lebih tinggi daripada transformator yang berbeda, sekarang dan sekali lagi diperluas dengan gerakan menarik atau menutup di tengahnya antara yang esensial dan opsional dan itu memberikan transformator dengan kurungan arus bawaan karena kopling bebas antara belitan esensial dan tambahan Beban berlebih yang hangat dapat dicegah dengan alasan bahwa hasil dan arus info rendah pada semua kondisi tumpukan, transformator tumpahan digunakan untuk pengelasan segmen melingkar dan lampu pelepas tegangan tinggi Transformer yang mantap Itu semacam transformator tumpahan induktansi tumpahan dari belitan bantu digunakan di padukan dengan kapasitor luar sehingga bisa membuat paling tidak satu sirkuit bergema. Tesla curl adalah transformator yang sangat mahir menghasilkan tegangan sangat tinggi dan kompeten untuk memberikan arus tinggi daripada mesin usia tegangan tinggi elektrostatik Sangat baik dapat digunakan untuk CCFL inverter Ini dapat berpasangan di antara fase-fase pengumpul heterodyne Transformator suara Ini digunakan dalam sirkuit suara dan dapat menghambat impedansi pengulangan radio atau bagian DC dari tanda-tanda suara. Itu bisa memberikan koordinasi impedansi antara rangkaian impedansi tinggi dan rendah. Ini adalah gadget yang menarik sehingga tidak berdaya untuk bidang menarik luar. Itu dapat bagian atau mengkonsolidasikan tanda-tanda suara, itu dapat melakukan koordinasi impedansi antara hasil instrumen impedansi tinggi dan kontribusi impedansi rendah dari konsol pencampuran. Transformator instrumen Itu dimanfaatkan untuk mengukur aliran dan tegangan dalam kerangka gaya listrik dan untuk asuransi dan pengendalian kerangka intensitas. Pengasingan estimasi asuransi dan kontrol perangkat keras dari arus tinggi atau tegangan yang ada di sirkuit diperkirakan atau dikendalikan Transformer instrumen memiliki atribut yang tidak mengejutkan pada beban berlebih, tegangan atau arus sangat besar untuk digunakan secara bermanfaat oleh suatu instrumen sehingga cenderung dirampingkan menjadi a nilai rendah yang dilembagakan. Transformator berpendingin oli Trafo besar digunakan dalam sirkulasi daya atau gardu listrik dan pusatnya serta ikal-ikalnya disiram minyak yang dikerjakan untuk pendinginan. Minyak akan mengalir melalui saluran di ikal dan di sekitar lingkaran dan pusat pertemuan. Oli didinginkan di luar tangki dalam evaluasi kecil dan untuk penilaian yang sangat besar radiator berpendingin udara digunakan. Jika transformator digunakan di bawah tanah atau dalam struktur. Sifon minyak digunakan untuk minyak Transformator detak jantung Ini cenderung digunakan untuk mentransmisikan detak jantung persegi panjang listrik. Ia memiliki siklus kewajiban yang berada di bawah 1. Negara detak detak jantung harus memiliki estimasi induktansi tumpahan yang rendah dan kapasitansi yang sesuai dan induktansi sirkuit terbuka yang tinggi untuk mengurangi mutilasi. Ini digunakan dalam rasionalisasi terkomputerisasi dan sirkuit komunikasi siaran Ini digunakan untuk mengoordinasikan driver rasional ke saluran transmisi Ini digunakan dalam radar untuk menghasilkan ketukan daya tinggi Transformator pemisahan Umumnya transformator listrik digunakan untuk mengubah tegangan dari tingkat yang lebih signifikan untuk menurunkan tegangan. Transformer juga dapat digunakan untuk mengubah impedans dari rangkaian listrik untuk mengurangi aliran keluar pendek Sifat-sifat transformator pemisah dapat diterapkan pada transformator mana saja di mana tidak ada hubungan langsung antara belitan esensial dan belitan bantu. Ini memberikan pemisahan yang bertentangan dengan perubahan tegangan Poin fokus Ini sangat baik dapat digunakan untuk memastikan terhadap risiko yang ditimbulkan oleh tanda-tanda listrik Ini dapat menghalangi sinyal Dc dari satu rangkaian lainnya Ini dapat kuadrat impedansi yang dibawa oleh lingkaran tanah Trafo arus Ini adalah gadget perkiraan yang dimaksudkan untuk memberikan arus dalam ikal bantu yang sesuai dengan streaming saat ini dalam esensinya. Transformer ini umumnya digunakan dalam pengukuran dan penyerahan defensif. Trafo ini dengan aman melepaskan estimasi dan mengendalikan perangkat keras dari tegangan tinggi Transformator arus lebar dengan osiloskop dapat digunakan untuk mengukur bentuk gelombang rekurensi tinggi atau aliran beat Trafo tegangan Trafo ini dapat digunakan untuk pengukuran dan jaminan di sirkuit tegangan tinggi, itu adalah jenis lain dari trafo instrumen. Hal ini dimaksudkan untuk memiliki proporsi perubahan yang tepat dalam ukuran dan tahap dalam cakupan estimasi impedansi sirkuit, ini dimaksudkan untuk menampilkan beban yang tidak signifikan terhadap stok yang diperkirakan. Tegangan tambahan yang rendah akan memungkinkan perangkat keras transfer defensif dan memperkirakan instrumen untuk bekerja pada tegangan yang lebih rendah Transformator potensial Trafo ini mengecilkan tegangan rangkaian ke nilai rendah yang dapat berhasil dan digunakan dengan aman untuk aktivitas instrumen, misalnya, amperemeter, voltmeter, watt meter dan transfer. Ini dimaksudkan untuk menyaring voltase saluran listrik satu-tahap dan tiga-tahap dalam aplikasi pengukuran daya. Ini adalah jenis transformator luar biasa yang memungkinkan satu meter untuk mengambil teliti dari asosiasi bantuan listrik dengan tegangan lebih tinggi daripada meter biasanya mahir untuk menangani. Mereka digunakan untuk memberikan proporsi step down tegangan yang tepat sebagaimana bijaksana Search Masuk Room Mlive Yang Dilocked. Lihat ide lainnya tentang aplikasi, five nights at freddy's, perekam suara Untuk menikmati fitur fitur room yang ada pada Mlive Mod terbaru 2020 ini anda dapat bebas masuk ke room mana saja dengan menggunakan Mlive Mod terbaru july 2020 ini yang sudah saya test secara langsung Download MLive Mod APK versi terbaru jika kalian ingin membuka room yang Halo Sobat Zenius!Kali ini gue akan bahas topik mengenai konsep, fungsi, dan cara kerja transformator. Nah untuk lebih lengkapnya elo bisa baca artikel ini sampai selesai ya! Ilustrasi Trafo Pinterest Sebelum mulai nih, elo pasti sering lihat gambar di atas kan? Biasanya benda itu sering kita temui di jalan-jalan. Benda itu sering disebut trafo. Nah, benda itulah yang akan kita bahas pada artikel kali ini. Pengertian TransformatorFungsi TransformatorRumus TransformatorBagian-Bagian TransformatorPrinsip Kerja TransformatorJenis TransformatorSimbol TransformatorContoh Soal TransformatorJawaban dan Pembahasan Soal TransformatorBelajar Konsep Transformator Lebih Dalam Bareng Zenius! Transformator adalah alat listrik yang berfungsi untuk mengubah taraf suatu tegangan Alternating Current AC ke taraf yang lain sesuai kebutuhannya. Transformator bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Transformator dapat memindahkan listrik antara dua buah rangkaian melalui induksi elektromagnetik. Transformator bisa besar banget seperti gambar pertama tadi, tapi ada juga yang kecil seperti yang ada dalam charger handphone elo. Trafo memiliki perbedaan dari sisi bentuk dan ukuran, namun masih memiliki prinsip kerja yang sama yaitu menaik turunkan tegangan listrik. Fungsi Transformator Apa fungsi dari transformator? Transformator berguna untuk menaik-turunkan tegangan AC. Ingat ya, transformator hanya bisa mengubah tegangan AC bukan DC. Itulah fungsi utama transformator. Contohnya adalah charger handphone elo. Coba cek deh di charger handphone elo, di sana ada tulisan tuh misalnya kayak gini input AC 220 Volt dan Outputnya DC 5 Volt, nah yang mengubah tegangan dari 220 volt ke DC 5 volt nya itu adalah kerja dari trafo. Ilustrasi cara kerja transformator Arsip Zenius Contoh lainya adalah tegangan listrik di rumah elo yang sebesar 220V akan digunakan untuk mengecas laptop, Nah karena laptop hanya bisa menahan 19V, maka kita perlu turunkan tegangan yang diterima laptop dari daya listrik rumah, bagaimana caranya? Caranya yakni dengan bantuan transformator. Transformator yang ada di dalam charger laptop akan menurunkan tegangan listrik rumah yang tadinya 229V menjadi 19V, sehingga listrik rumah bisa diterima oleh laptop. Rumus Transformator Transformator bekerja menggunakan prinsip induksi elektromagnetik GGL Gaya Gerak Listrik induksi. Ini dia rumusnya Keterangan N = Jumlah lilitan DF = Fluks magnetik Dt = Perubahan waktu/selang waktu V = GGL Induksi Seperti yang udah gue jelasin sebelumnya bahwa arus yang bekerja pada transformator itu arus AC arus yang bolak-balik. Arus biasa aja itu akan menciptakan medan magnet. Ingat, sebuah kawat lurus yang dialiri dengan arus listrik akan menghasilkan medan magnet. Nah sekarang kalau seandainya arusnya itu berubah ubah, maka medan magnet yang diciptakan akan berubah-ubah juga. Kata Faraday perubahan medan yang berubah-ubah ini akan menciptakan arus induksi. Nah, yang perlu kalian pahami adalah V itu sebanding dengan lilitannya, semakin banyak lilitan maka V nya akan semakin besar. Kesimpulan rumus transformator seperti ini Keterangan Vp = tegangan primer Vs = tegangan sekunder Np = jumlah lilitan primer Ns = jumlah lilitan sekunder Baca Juga 4 Rumus Daya Listrik dalam Fisika Beserta 3 Contoh Soal Bagian-Bagian Transformator Ilustrasi bagian-bagian transformator Arsip Zenius Berikut adalah bagian-bagian transformator yang bisa kita identifikasi, yaitu Kumparan Primer Np yaitu tempat dimana tegangan awal masuk ke Sekunder Ns, pada bagian inilah dialirkan tegangan Besi iron core bagian ini terbuat dari lapisan plat dinamo yang tersusun berlapis-lapis. Fungsi dari iron core ini supaya magnetik fluks mengalir tepat sasaran dan meningkatkan efisiensi. Prinsip Kerja Transformator Bagaimana cara kerja transformator? Seperti yang udah gue kasih tau sebelumnya bahwa transformator ini bekerja menggunakan prinsip induksi elektromagnetik GGL induksi. Trafo dapat mengubah tegangan bergantung dengan jumlah lilitan pada kawatnya. Untuk transformator sederhana pada dasarnya terdiri dari 2 lilitan, yakni kumparan primer dan sekunder. Ilustrasi proses transmisi energi Arsip Zenius Sebuah transformator dapat mentransmisikan energi. Arti dari mentransmisikan energi adalah ada energi yang masuk melalui kapas transformator dan ada energi yang keluar. Nah biasanya di proses transmisi ini ada energi yang hilang, makanya perlu kita menghitung efisiensi dari transformator. Berikut rumus menghitung efisiensi dari transformator Rumus menghitung efisiensi dari transformator Berdasarkan efisiensinya, transformator dibagi menjadi dua yaitu transformator ideal dan transformator tak ideal. Ilustrasi transformator ideal dan tak ideal Arsip Zenius Transformator Ideal Transformator ideal adalah transformator yang efisiensinya 100% artinya Pprimer=Pskunder seperti penjelasan rumus di atas. Transformator ideal energi masuk sama dengan daya yang keluar, jadi nggak ada energi yang hilang. Sayangnya, transformator ini kita tidak menemui di dunia nyata. Transformator Tak Ideal Sementara transformator tak ideal efisiensinya 0-100 % yang mana daya yang keluar itu Psekunder < dari energi yang masuk, pada proses pentransmisian energi terdapat energi yang hilang. Nah gimana? Elo sudah cukup paham kan dengan beberapa konsep transformator dasar yang udah gue jelasin di atas? Nah itu masih belum cukup tuh sob! Yuk kita lanjut pembahasan kali ini ke jenis transformator Jenis Transformator Berdasarkan jenis, banyak lilitan, dan fungsinya transformator terbagi menjadi 2 yaitu transformator step up dan transformator step down. Apa perbedaan antara transformator step up dan transformator step down? Nah supaya elo lebih paham, coba elo perhatikan deh gambar transformator step down di bawah! Ilustrasi transformator step up dan transformator step down Arsip Zenius Dari gambar tersebut terlihat ada transformator step down dan transformator step up. Nah, perbedaan dari gambar tersebut yang paling mencolok menurut elo apa? Yup, banyaknya lilitan. Pada bagian primer transformator step down terdapat lebih banyak lilitan daripada step up. Lebih detailnya ini adalah perbandingan transformator step up dan transformator step down Perbedaan transformator step up dan transformator step down Arsip Zenius Transformator step up berfungsi untuk menaikan tegangan, sedangkan transformator step down berfungsi untuk menurunkan step down biasanya ditemui pada adaptor, sementara transformator step up untuk menaikan tegangan biasanya kita temui di generator dari banyak lilitan dan voltasenya, untuk transformator step down selalu Ns < Np dan selalu Vs < Vp karena fungsinya menurunkan tegangan, sehingga Vs harus lebih kecil dan Vp. Sedangkan step up untuk lilitan sekundernya lebih besar daripada lilitan primer dan voltase tegangan sekundernya lebih besar daripada tegangan primer, karena fungsi step up untuk menaikan arusnya gimana? Nah untuk arus berbanding terbalik nih, untuk transformator step down arus sekundernya lebih besar dari arus primer, sementara step up itu arus sekundernya justru lebih kecil daripada primer. Nah itulah perbedaan antara transformator step up dengan transformator step down atau biasa kita sebut trafo step up dan step down. Simbol Transformator Ngebahas konsep transformator tak lengkap jika kita nggak membahas terkait simbol transformator. Dalam teori elektronika dasar, ada beberapa jenis trafo simbol transformator yang mana setiap simbolnya itu berbeda dan memiliki fungsi masing-masing, seperti skema transformator step-down, lambang transformator step-up, skema autotransformator, skema autotransformator variabel. Namun untuk bentuk simbol transformator yang paling umum adalah berupa rangkaian yang memiliki 2 lilitan kawat, yakni primer dan sekunder. Ilustrasi simbol transformator Arsip Zenius Keterangan gambar simbol transformator Air Core Transformer Transformator Indi Udara. Trafo jenis ini tidak memakai bahan apapun sebagai inti hampa. Jadi proses induksi magnetnya melalui medium Core Transformer Inti Besi. Jenis trafo ini memakai plat-plat berbahan besi yang lunak sebagai intinya, sehingga medan magnet yang terinduksi akan lebih kuat dan efisiensinya juga CT Center Tapped. Trafo ini memiliki dua gulungan sekunder yang sama dan terhubung secara seri. Transformator Step-UP. Transformator ini menaikan tegangan primer menjadi sekunder. Hal ini dikarenakan trafo step up mempunyai lilitan sekunder lebih banyak daripada primer. Seperti namanya transformator step up berfungsi untuk menaikan Step-Down. Trafo ini memiliki lilitan primer lebih banyak, menjadikan trafo ini dapat digunakan sebagai penurun tegangan. Contoh Soal Transformator Setelah mengetahui konsep dasar hingga rumus transformator, mari kita belajar lebih lanjut dengan mengerjakan beberapa contoh soal transformator berikut tentu dengan pembahasannya juga yang udah gue tulis juga di bawah! Soal Transformator No 1 Terdapat trafo yang digunakan untuk menghubungkan sebuah alat listrik dengan tegangan 6 volt dan tegangan sumber 120 volt. Jika banyak lilitan sekundernya 40, berapa banyak lilitan pada transformator primernya? Soal Transformator No 2 Terdapat transformator power supply komputer yang dihubungkan dengan PLN pada tegangan 216 Volt dan tegangan diturunkan pada 12 Volt. Jika diketahui banyak lilitan primernya pada komputer power supply sebanyak lilitann, cari berapa banyak lilitan sekundernya? Jawaban dan Pembahasan Soal Transformator Pada soal no 1 dapat kita cari pembahasan dengan menggunakan persamaan trafo ideal sob! Sedangkan soal no 2 bisa kita cari dengan mensubstitusikan nilai tegangan primer dan sekunder dan lilitan primer ke dalam rumusnya. Berikut grafis pembahasan kedua soal di atas! Pembahasan Soal Arsip Zenius Belajar Konsep Transformator Lebih Dalam Bareng Zenius! Nah sekian pembahasan gue tentang konsep transformator. Kalau Sobat pengen belajar lebih dalam tentang transformator ini, elo bisa klik banner di bawah ini, disana terdapat materi lengkapnya Sob! Pastiin elo udah log in akun Zenius ya. Selain itu, buat elo yang mau eksplore lebih dalam lagi, di Zenius tuh kita nyediain berbagai pilihan paket belajar yang bisa elo pilih sesuai kebutuhan. Apa aja yang bakal elo dapet? Dengan berlangganan Zenius Aktiva Sekolah elo bakal dapetin ratusan soal, akses ribuan video premium, dan bisa ngikutin live class dari Zenius. Klik link di bawah ini untuk lebih lengkapnya! Baca Juga Rumus Energi Mekanik dalam Fisika Materi Energi dan Listrik untuk Kelas 12 Lengkap! Penulis Adjie Sumantri HambatanListrik. Berdasarkan persamaan hukum Ohm, hambatan listrik dapat didefinisikan sebagai hasil bagi beda potensial antara ujung-ujung penghantar dengan kuat arus yang mengalir pada penghantar tersebut. Untuk mengenang jasa Georg Simon Ohm, namanya dipakai sebagai satuan hambatan listrik, yaitu ohm. Suatu penghantar dikatakan mempunyai PembahasanBerdasarkan tabel dapat disimpulkan bahwa Transformator I merupakan transformator step up, karena V P < V S , I P > I S Transformator II merupakan transformator step down, karena V P > V S , I P < I SBerdasarkan tabel dapat disimpulkan bahwa Transformator I merupakan transformator step up, karena VP IS Transformator II merupakan transformator step down, karena VP > VS, IP < IS .